Makan
Bergizi
Gratis
Janji besar untuk 82,9 juta rakyat Indonesia.
Apa yang terjadi setelah janji itu diucapkan?
Dari 246 Menjadi
29.670 Dapur
Dalam 16 bulan, program ini berkembang dari pilot project menjadi jaringan dapur terbesar di Indonesia.
Rp 335 Triliun
Yang Berubah
Dari pagu awal hingga pemangkasan. Perjalanan anggaran terbesar dalam sejarah program sosial Indonesia.
Jaringan
29.670 Dapur
Dari sabang sampai merauke, SPPG menyebar merata. Tapi distribusi tidak merata.
Sebaran Penerima per Wilayah (juta)
Serapan
Tidak Secepat Janji
Anggaran mengalir, tapi tidak selalu secepat yang direncanakan. Absorpsi menjadi ukuran nyata eksekusi.
Putusan MK
Anggaran pendidikan tidak boleh dialihkan ke MBG. Transisi hingga APBN 2028.
Kasus Korupsi
Kepala BGN Dadan Hindayana ditahan dalam kasus dugaan korupsi. Reformasi tata kelola dimulai.
Evaluasi Target
BGN baru tidak lagi mengejar target 82 juta penerima. Fokus berpindah ke kualitas.
Dari Jumlah
Ke Sasaran
Kepemimpinan baru. Evaluasi menyeluruh. Program ini belajar dari kesalahannya sendiri.
BGN tidak lagi mengejar target 82 juta. Fokus ke intervensi gizi yang tepat sasaran.
Frekuensi distribusi disesuaikan. Tidak ada distribusi di hari libur sekolah.
Klusterisasi SPPG berdasarkan kapasitas dan kinerja.
Daerah terdepan, terluar, tertinggal. Ibu hamil, menyusui, dan balita.
βYang terpenting adalah memastikan anggaran tepat sasaran dan intervensi diberikan kepada kelompok yang tepat.β
Bukan Sekadar
Soal Makan
Program ini menggerakkan roda ekonomi, membentuk kebijakan, dan mendefinisikan ulang hubungan negara dengan rakyatnya.
Ekonomi
Sosial
Tata Kelola
MBG vs Program Lainnya (Realisasi per Mei 2026)
Pertanyaan
Yang Tersisa
Apakah anggaran Rp 268T cukup untuk melayani 63 juta+ penerima dengan kualitas yang baik?
Bagaimana transisi pemisahan anggaran pendidikan dan MBG akan mempengaruhi program di 2028?
Bisakah tata kelola baru memulihkan kepercayaan publik setelah kasus korupsi sebelumnya?
Apakah fokus kualitas benar-benar akan mengurangi angka stunting di Indonesia?
MBG bukan sekadar program makan gratis.
Ini adalah percobaan terbesar Indonesia
dalam membentuk tata kelola sosial di era baru.